Scania K410 IB, Bus Double Decker dengan Tenaga yang Kuat

Posted on

Setelah mengukir jejak sukses di Indonesia selama beberapa waktu, pabrikan asal Swedia, Scania, akhirnya memperkenalkan sasis bus tronton terbarunya di tanah air. Dengan kebanggaan, Scania K410 IB dengan G.V.W 25 ton hadir sebagai pilihan utama untuk bus tingkat, menawarkan beragam fitur unggulan, suspensi yang nyaman, dan inovasi lainnya.

Dengan melihat penyebaran sasis ini, Gansis dapat dengan mudah menemukannya di Pulau Jawa, dimana populasi sasis ini cukup signifikan. Begitu pula di lintas Banda Aceh-Medan, dimana bus-bus premium mendominasi dengan kenyamanan dan fitur mewah.

Scania K410 IB, Bus Double Decker dengan Tenaga yang Kuat
products.unitedtractors.com

Spesifikasi yang Dimiliki Scania K410 IB

  1. Mesin: mengusung mesin DC13 107 K01 6 silinder inline berkapasitas 13.000cc. Mesin ini mampu memberikan tenaga sebesar 410 hp dan torsi sebesar 2000 nm.
  2. Sasis: dibangun dengan Space Frame 6×2, GVW 25 ton, dilengkapi dengan 2 axle depan dan belakang yang dapat berbelok, serta power steering.
  3. Suspensi: menggunakan suspensi udara atau Air Suspension, dengan tipe wide suspension dan dilengkapi stabilizer.
  4. Transmisi: dilengkapi dengan transmisi semi otomatis Opticruise 12 speed beserta retarder.
  5. Tangki solar: memiliki tangki solar sebesar 465 liter dengan pemisah air.

Pertama kali diboyong ke Indonesia oleh United Tractors pada tahun 2015, Scania K410IB langsung menjadi pesanan dari PO Satria Muda dan diterapkan pada body Jetbus 2+ SHD.

Sebagai sasis bermesin belakang dan bertipe space frame, Scania K410IB memungkinkan pemasangan hampir semua jenis body. Mulai dari body low entry seperti milik Transjakarta hingga body Double Decker seperti milik Sempati Star.

Keunggulan teknologi yang dimiliki oleh sasis ini terlihat dari transmisi semi otomatis Opticruise, sistem drive-by-wire dengan menggunakan ECU, hingga speedometer dan setir yang menawarkan kelebihan dibanding mobil-mobil kelas menengah saat ini.

Perawatan

Tentang perawatan, meskipun informasi lebih lanjut diperlukan, kemungkinan perawatan Scania K410 IB dapat menjadi tantangan karena kurangnya jangkauan service center United Tractors dibandingkan dengan merek lain seperti Mercedes-Benz atau Hino. Tambahan lagi, penggunaan sistem elektrik dapat meningkatkan biaya perawatan dibandingkan dengan sistem mekanik.

Suspensi tipe wide air suspension pada Scania K410IB menawarkan kenyamanan luar biasa. Bahkan untuk bus double decker dengan ketinggian mencapai 4.2 meter. Kemampuan suspensi untuk diatur tinggi rendah menjadi nilai tambah yang signifikan.

Dengan kapasitas tangki yang mencapai 465 liter, Scania K410IB menonjolkan efisiensi bahan bakar yang tinggi. Dengan asumsi konsumsi BBM 1:3 dalam kondisi jalan mulus dan lengang, sasis ini dapat menempuh jarak impresif 1.395 kilometer tanpa perlu mengisi solar di SPBU.

Harga

Tentu saja, keunggulan dan fitur yang ditawarkan Scania K410 IB sebanding dengan harganya, yang berkisar sekitar 1,75 miliar OTR. Dengan kombinasi segala kelebihan dan inovasi yang dimiliki, harga tersebut terasa sebanding dengan nilai yang diberikan oleh sasis ini.

Mengenai kode sasis, penjelasan singkat dapat membantu Gansis memahaminya dengan lebih baik. “K” menunjukkan bahwa mesin diletakkan memanjang di bagian belakang, “410” menandakan tenaga 410hp, “I” menunjukkan jenis bus jarak dekat maupun jauh dengan kenyamanan standar, dan “B” menunjukkan jenis sasis standar. Meski kompleks, kode ini memberikan informasi penting tentang karakteristik sasis.

Ciri khas Scania K410IB mencakup penggunaan triple axle, roda belakang yang dapat berbelok, setir dan speedometer khas Scania. Ini memberikan identitas yang mencolok di antara sasis-sasis lainnya.

Sasis Scania K410 vs Pesaing-pesaingnya

Dengan semua keunggulan dan inovasi yang dimilikinya, Scania K410 IB membawa pengalaman berkendara tak terlupakan. Sehingga menjadikannya pilihan menarik untuk pelanggan yang mengutamakan kenyamanan, efisiensi, dan teknologi canggih.

Di pasaran sendiri, Scania K410 bersaing dengan sejumlah sasis premium lainnya. Dua sasis yang menjadi kompetitor paling berat bagi Scania K410 adalah Volvo B11R dan Mercedes-Benz OC 500 RF 2542.

Volvo B11R merupakan sasis andalan PT Indotruck Utama, yang banyak terpasang di bus TransJakarta. Namun, saat ini mereka banyak juga digunakan dalam bus antar kota – antar provinsi.

Jika kita bandingkan dengan Scania K410, Volvo B11R membawa kapasitas mesin lebih kecil yakni 11.000 cc. Namun, tenaga yang mampu mereka hasilkan lumayan besar hingga 430 hp, sementara Scania K410 hanya 410 hp.

Di sisi lain, Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 membawa mesin 11.967 cc, dengan tenaga maksimum 422 hp. Dari ketiganya memang Volvo B11R yang memegang rekor tenaga paling tinggi. Kendati demikian perbedaannya sangat tipis sekali. Sehingga ketika mengemudikan ketiganya secara bergantian mungkin tidak akan begitu terasa.

Untuk fitur keamanan, keselamatan, serta hiburan, sebagian besar dari ketiganya sama. Seperti transmisi berteknologi triptonic, suspensi air spring, Electronic Braking System, ABS Electronic Stability Program.

Pilihan antara Scania K410 IB dan para pesaingnya tentu bergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda pribadi. Kepuasan merek serta harga juga penting untuk menjadi pertimbangan sebelum membeli. Semoga bermanfaat!