Skylander Double Decker, Kombinasi Sempurna Gaya dan Performa

Posted on

Skylander Double Decker merupakan salah satu bus tingkat produksi karoseri New Armada. double decker sendiri pertama kali rilis di pasaran pada tahun 2019 silam. Sejak saat itu, produk bus taraf internasional ini semakin digemari konsumen.

Skylander Double Decker, Kombinasi Sempurna Gaya dan Performa
awansan.com

Spesifikasi Lengkap Skylander Double Decker

Indonesia memiliki banyak sekali produsen sasis kendaraan besar (karoseri) yang terkenal dengan produk-produk unggulannya. Salah satu yang cukup populer di bidang produksi sasis bus dan truk adalah New Armada.

Karoseri asal Magelang, Jawa Tengah ini, sangat inovatif dalam menghadirkan bodi kendaraan terutama bus. Mereka memiliki banyak varian mulai dari microbus hingga tipe Skylander Double Decker. Skylander menjadi generasi penerus dari Evolander, yang hadir dengan desain menawan.

Secara garis besar, terdapat banyak perubahan pada Skylander dari generasi sebelumnya. Sebut saja fascia depan yang menampilkan bentuk unik dari lampu utama. Kabarnya, untuk membuat desain lampu tersebut, New Armada perlu berkonsultasi dengan produsen lampu di China. Tujuannya demi memperoleh karakter headlamp yang belum ada sebelumnya.

Begitu pun dengan tampilan lampu belakang yang tidak kalah unik. Selain itu, sisi sampingnya menonjolkan desain selendang dengan sudut yang terlihat tegas dan tajam. Meski demikian, ciri khas Evo-series dari generasi awal masih bertahan. Seperti halnya penempatan side roof dari pilar A hingga belakang AC di sisi kiri dan kanan atap.

Skylander Double Decker turut membawa kaca depan yang seamless. Mereka tidak memiliki sekat atau biasa disebut sebagai bando. Meski masih menjadi tren kuat, namun New Armada memilih menghilangkannya. Hal ini demi mempertimbangkan pandangan para penumpang supaya tidak terganggu.

Memiliki Body Paling Tinggi di Kelasnya

Selain dari segi tampilan, dimensi dari double decker juga tak kalah menarik. Pasalnya, perusahaan mengklaim double decker sebagai bus tingkat dengan varian paling tinggi di kelasnya. Ketinggiannya mencapai 4.2 meter dengan panjang 13.5 meter. Sangat berbeda dengan varian lain yang hanya memiliki ketinggian sekitar 3 meteran.

Meski tinggi, penumpang tidak akan merasakan ayunan yang berarti dalam kecepatan sedang maupun tinggi. Hal ini karena New Armada menerapkan sistem terbaik guna menunjang kenyamanan dan keamanan penumpang.

Tak lupa New Armada mengandalkan sasis Scania tipe K410IB pada Skylander Double Decker. Hal tersebut selaras dengan regulasi bahwa varian bus tingkat harus menggunakan sasis tronton atau triple axle. Sehingga lebih aman saat membawa muatan berat dan banyak.

Mesin Tangguh

Terakhir adalah performa mesin double decker yang luar biasa tangguh. Bagaimana tidak, New Armada membenamkan mesin diesel inline 6 silinder 13.000 cc, DC13. Mesin tersebut mampu menyumbang tenaga hingga 410 dk di angka 1.900 rpm. Sementara torsi puncak Skylander Double Decker mencapai 2.000 Nm pada 1.000 sampai 1.350 rpm.

Skylander vs Jetbus 3+ Super Double Decker

Perkembangan segmen bus tingkat yang kian pesat, membuat sejumlah karoseri atau pabrik pembuatan bus berlomba-lomba menghadirkan produk unggulan. Dengan kata lain, karoseri New Armada bukan satu-satunya yang memiliki tipe bus double decker premium.

Hingga saat ini, bus Skylander milik New Armada bersaing dengan beberapa kompetitor di pasaran tanah air. Salah satu pesaing yang cukup menonjol adalah Jetbus 3+ Super Double Decker (SDD) milik karoseri Adiputro.

Seperti telah tertera sebelumnya, Skylander Double Decker mengandalkan sasis Scania K410IB. Sementara Jetbus 3+ Double Decker terbangun di atas sasis Mercedes Benz OC 500 RF 2542. Dua jenis sasis yang memang telah bersaing ketat di pasaran kendaraan angkutan berat.

Jika kita amati dari segi performanya, Skylander dan Jetbus 3+ Double Decker sama-sama memiliki tenaga 410 HP serta torsi puncak 2000 Nm. Hal tersebut juga serupa dengan kapasitas mesin masing-masing yakni 13.000 cc.

Kendati demikian, dimensi kedua bus premium ini memiliki sedikit perbedaan, terutama pada ketinggiannya. Tinggi Skylander mencapai 4.2 meter. Sementara Jetbus 3+ Super Double Decker hanya 4.1 meter saja. Namun, keduanya tetap menghadirkan dimensi besar dan lapang. Sehingga memberikan keleluasaan kepada seluruh penumpang. Begitu pun dengan seluruh fitur-fitur terkini yang pastinya super canggih.

Sebagai informasi tambahan, Skylander cenderung aktif dalam mengubah desain pada bodinya, agar selalu fresh mengikuti perkembangan pasaran. Berbeda dengan Jetbus yang memiliki model abadi namun tidak pernah ketinggalan zaman.

Pemilihan antara Skylander Double Decker dan Jetbus tentunya tergantung pada preferensi masing-masing. Jika menyukai gaya baru yang dinamis dan tidak monoton maka Skylander bisa menjadi opsi tepat. Namun, jika lebih nyaman dengan varian yang ikonik Jetbus adalah pilihan menarik.